<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9066138763664286589</id><updated>2011-08-03T10:55:55.902+07:00</updated><category term='Forex dalam Hukum Islam'/><category term='Tentang Forex'/><category term='Dasar Hukum Forex'/><title type='text'>Seluk beluk berinvestasi di Foreign Exchange (Forex)</title><subtitle type='html'>Meluruskan pandangan negatif tentang Forex di Indonesia</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dhenico.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dhenico Hindrajit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17034777176260079684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S50-WHj2HCI/AAAAAAAAAAk/m3LmW5hlFxI/S220/ShakeHands.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9066138763664286589.post-7068535384219228487</id><published>2010-03-27T21:58:00.002+07:00</published><updated>2010-03-27T22:06:43.408+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dasar Hukum Forex'/><title type='text'>Pialang Illegal</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengeluarkan  daftar nama pialang berjangka ilegal yang beroperasi di beberapa kota. Berkenaan dengan itu,  Bappebti mengimbau, agar masyarakat berhati-hati menerima tawaran  peluang bisnis dalam kegiatan perdagangan berjangka dari pihak-pihak  tertentu.   Sebab tidak menutup kemungkinan para pialang itu akan  mengumbar harapan tentang peluang memperoleh keuntungan yang sangat  menggiurkan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Hal di atas merupakah salah satu dari sekian banyak penipuan yang  terjadi dalam bidang Futures, termasuk di dalamnya Forex Trading. Pihak  yang tidak bertanggung jawab menggunakan ketidak tahuan investor tentang  legalitas yang diperlukan oleh sebuah perusahaan Pialang yang resmi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pialang Ilegal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri pialang illegal adalah :&lt;br /&gt;a. Tidak terdaftar di BBJ.&lt;br /&gt;b. Tidak terdaftar di Bappebti.&lt;br /&gt;c. Tidak terdaftar di KBI (dengan demikian tidak memiliki Segregated Account/ no rek terpisah).&lt;br /&gt;d. Tidak mempunyai Ijin transaksi luar negeri.&lt;br /&gt;e. Penarikan dana dipersulit &lt;br /&gt;f.  Lokasi kantor yang tidak jelas&lt;br /&gt;g. Tidak mempunyai media kontak yang jelas, seperti: telepon, struktur manajemen dan kepemilikan&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Apabila Anda adalah seorang baru dalam dunia forex trading, ada beberapa  saran dari&amp;nbsp; kami yang kiranya dapat menjadi masukkan bagi Anda  sebelum memutuskan menanamkan dana Anda dalam forex trading khususnya  dalam memilih pialang yang tepat:&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pialagn ilegal bukan berarti tidak memiliki izin PT atau kantor  yang jelas. Seperti daftar-daftar pialang ilegal diatas, semua pialang  tersebut memiliki izin sebagai Perserotan Terbatas. Bahkan banyak  diantaranya beralamat di daerah perkantoran elit seperti kawasan  Sudirman atau MH Thamrin Jakarta. Namun itu &lt;b&gt;bukanlah jaminan &lt;/b&gt;bahwa  pialang tersebut legal! Hanya pialang yang memiliki izin resmi dari  ketiga badan regulator (BBJ, Bappebti, KBI) lah yang dikatakan sebagai  pialang resmi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan tertipu dengan alasan-alasan pialang ilegal yang biasanya  mengatakan bahwa izin amanat penyaluran transaksi nasabah sedang dalam  proses. Ingat, sedang dalam proses artinya sama saja dengan belum  memiliki izin!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan mudah tergiur dengan janji para marketing dan tenaga  pemasar lainnya yang menjanjikan keuntungan berkali lipat dalam tempo  yang singkat dan terlihat seolah-olah tidak berresiko sama sekali  didalamnya! Ingat, Forex Trading adalah high&amp;nbsp; risk-high return investment. Kedua  sisi ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain dalam forex. Jadilah &lt;b&gt;realistis  &lt;/b&gt;sebelum memulai investasi!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terakhir, Anda dapat mengecek apakah calon pialang tempat Anda  menanamkan dana Anda adalah pialang resmi atau tidak dengan mengecek  website Bappebti mengenai daftar  pialang resmi yang memiliki izin dari Bappebti.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9066138763664286589-7068535384219228487?l=dhenico.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhenico.blogspot.com/feeds/7068535384219228487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/badan-pengawas-perdagangan-berjangka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/7068535384219228487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/7068535384219228487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/badan-pengawas-perdagangan-berjangka.html' title='Pialang Illegal'/><author><name>Dhenico Hindrajit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17034777176260079684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S50-WHj2HCI/AAAAAAAAAAk/m3LmW5hlFxI/S220/ShakeHands.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9066138763664286589.post-2449334477722139847</id><published>2010-03-27T20:21:00.005+07:00</published><updated>2010-03-27T21:51:32.266+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Forex'/><title type='text'>Anggapan buruk masyarakat tentang Forex</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Terdapat Pendapat di masyarakat bahwa lebih baik berinvestasi di sektor  riil daripada sektor non riil. Karena sektor riil merupakan  bidang-bidang yang '&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;JELAS' &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;terlihat oleh masyarakat,  seperti bidang penjualan produk dan jasa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Jika memiliki dana  yang berkelebihan, maka cenderung berinvestasi dalam bidang properti,  pembelian Franchise. Kalaupun hendak berinvestasi di sektor non riil,  saham dan reksa dana lebih dipilih dari pada forex trading. Alasannya,  saham dan reksadana nampak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;‘lebih riil’ &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;dibanding  forex.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Masyarakat dewasa ini lebih condong untuk berinvestasi  pada sektor riil daripada sektor non riil. Mereka lebih condong untuk  berinvestasi pada bidang-bidang yang jelas terlihat oleh pandangan  masyarakat. Contohnya penjualan produk dan jasa. Kalaupun pada sektor  non riil, saham dan reksa dana lebih dipilih dari pada forex trading.  Alasannya, saham dan reksadana nampak ‘lebih riil’ dibanding forex.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Namun seiring dengan semakin meningkatnya  kecerdasan masyarakat investasi Indonesia,&amp;nbsp; Saya yakin forex trading  akan menjadi salah satu alternatif utama investasi sektor non riil  selain saham. Besarnya return yang dapat diberikan dan likuiditas forex  trading menjadi salah satu keunggulan sektor investasi ini. Ditambah,  pemerintah mulai berperan aktif sebagai regulator dalam produk  perdagangan berjangka (seperti forex. komoditi dan index).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketakutan yang mendasar adalah mengenai prinsip “&lt;b&gt;High Risk High Return&lt;/b&gt;” dari  forex trading dan &lt;b&gt;kurangnya edukasi pada investor baru&lt;/b&gt;  yang menyebabkan sulitnya investor pemula untuk memprediksi pergerakan  harga yang berakhir pada kerugian dalam berinvestasi. Sisi high return  forex trading menyebabkan siapa saja dapat memperoleh keuntungan besar  hanya dalam tempo yang sangat singkat. Namun seperti pedang bermata dua,  apabila kita dapat memperoleh keuntungan yang cukup besar maka&amp;nbsp; resiko kerugian pun sama besarnya  dan berbanding lurus dengan penguasaan teknik bertrading, informasi dan  mental investor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Permasalahan bagi investor pemula adalah kebanyakan  &lt;b&gt;hanya melihat sisi &lt;i&gt;High Return&lt;/i&gt; &lt;/b&gt;dari forex  trading  dimana keuntungan bisa mencapai 20% dari modal asal hanya dalam  satu hari &lt;b&gt;namun tidak pada sisi &lt;i&gt;High Risk&lt;/i&gt;-nya&lt;/b&gt;.  Ditambah adanya beberapa marketing lokal yang memasarkan forex dengan  menonjolkan sisi return-nya melulu tanpa memberikan informasi atau  kemampuan bertrading yang cukup. Pada akhirnya kerugian para investor  baru membentuk &lt;b&gt;stigma buruk masyarakat bahwa forex trading  adalah sama dengan judi&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagaimanapun yang mengalami kerugian akan  lebih banyak bersuara dibandingkan yang mengalami keuntungan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hal mendasar yang membedakan investasi dengan judi  adalah meskipun sama-sama memiliki unsur spekulasi, investasi memiliki  instrumen analisa dan predictor dalam membaca situasi ke depan. Artinya,  investasi bukanlah sekedar sebuah ajang spekulasi, &lt;b&gt;unsur  spekulasi harus lebih kecil dari nilai kepastian prediksi&lt;/b&gt;. Jika  tidak, maka hal tersebut menjadi ajang perjudian dimana ilmu yang  digunakan hanya ilmu probabilitas (peluang) saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Forex trading yang memiliki berbagai &lt;b&gt;indikator analisa teknikal dan&amp;nbsp; analisa fundamental &lt;/b&gt;untuk  memprediksi pergerakan kurs valuta asing. Jadi trend  menguat dan melemahnya suatu mata uang dapat diprediksikan dengan  analisa-analisa yang ada (analisa &amp;gt; spekulasi). Pertimbangan lainnya  adalah seandainya itu adalah perjudian maka tentu investasi ini dilarang  oleh pemerintah dan pemerintahan di negara lain. &lt;b&gt;Sebaliknya,  keberadaannya semakin menguat dan perputaran uang yang terjadi malah  yang terbesar&lt;/b&gt; dibanding produk bursa lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk mengatasi ini disiapkan fasilitas&amp;nbsp;&lt;b&gt; manajemen resiko (risk management)  dalam sistem&lt;/b&gt; untuk me-manage resiko yang besar dalam  berinvestasi forex, seperi Stop Loss, Limit dan Trailling Distance yang  berguna untuk membatasi kerugian serta mengambil titik profit &lt;b&gt;tanpa  harus dijaga oleh sang investor&lt;/b&gt; sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9066138763664286589-2449334477722139847?l=dhenico.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhenico.blogspot.com/feeds/2449334477722139847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/untitled.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/2449334477722139847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/2449334477722139847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/untitled.html' title='Anggapan buruk masyarakat tentang Forex'/><author><name>Dhenico Hindrajit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17034777176260079684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S50-WHj2HCI/AAAAAAAAAAk/m3LmW5hlFxI/S220/ShakeHands.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9066138763664286589.post-2433976086162499064</id><published>2010-03-26T13:30:00.001+07:00</published><updated>2010-03-26T15:36:41.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dasar Hukum Forex'/><title type='text'>Sistem Perdagangan Alternatif ( SPA )</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;SPA adalah sistem perdagangan yang berkaitan dengan jual beli kontrak derivatif yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dilakukan secara bilateral antara Nasabah melalui Pialang Peserta SPA dengan Pedagang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Penyelenggara SPA. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Penyelenggara Sistem Perdagangan Alternatif adalah Pedagang Berjangka yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;melakukan kegiatan jual beli kontrak derivatif untuk dan atas nama sendiri dalam Sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Perdagangan Alternatif.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Peserta Sistem Perdagangan Alternatif adalah Pialang Berjangka yang melakukan kegiatan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;jual beli kontrak derivatif atas amanat nasabah dalam Sistem Perdagangan Alternatif.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S6xT-9Vnu6I/AAAAAAAAACA/aawFStw1F9E/s1600/SPA.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S6xT-9Vnu6I/AAAAAAAAACA/aawFStw1F9E/s320/SPA.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sistem Perdagangan Alternatif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pihak yang Terlibat Langsung :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Nasabah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;1. Tanda Tangan Perjanjian (Dokumen Pemberitahuan Adanya Resiko dan Perjanjian&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pemberian Amanat)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;2. Setor Margin Deposit ke Segregated Account Pialang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;3 .User ID dan Password untuk akses Online Trading&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pialang Berjangka Peserta SPA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;1. Wajib memiliki sistem yang menjamin transparansi harga, yang memungkinkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;nasabah memperoleh harga yang terbaik dan peluang yang sama untuk &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;bertransaksi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;2. Penawaran harga jual dan beli merupakan penawaran dan permintaan riil dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;bukan merupakan sekedar harga indikatif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;3. Transaksi yang terjadi dalam SPA harus dilaporkan ke Bursa Berjangka Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(BBJ) dan didaftarkan ke Lembaga Kliring Berjangka Indonesia (KBI)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;4. Harus memberikan pelayanan yang sama terhadap semua Nasabahnya (equal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;treatment).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pedagang Berjangka Penyelenggara SPA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;1. Wajib memberikan penawaran harga jual dan beli setiap saat selama jam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;perdagangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;2. Wajib mempertahankan margin yang disetor di muka kepada Lembaga Kliring&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Berjangka sebesar 125 % (seratus dua puluh lima persen) dari nilai margin awal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(initial margin) atas posisi terbuka yang dimilikinya atau paling sedikit Rp &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;3.000.000.000,00 (tiga milyar rupiah)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;3. Wajib memberikan pelayanan yang sama terhadap para Pesertanya (equal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;treatment)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bursa Berjangka Jakarta (BBJ)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;1. Wajib memantau dan memastikan seluruh transaksi yang terjadi di dalam SPA telah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dilaporkan ke Bursa Berjangka dan didaftarkan ke Lembaga Kliring Berjangka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;2. Menyampaikan laporan bulanan, triwulan dan tahunan atas transaksi SPA kepada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bappebti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kliring Berjangka Indonesia (KBI)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;1. Wajib menyediakan fasilitas pendaftaran, penjaminan penyelesaian transaksi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;termasuk perhitungan margin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;2. Wajib menyampaikan laporan bulanan, triwulan dan tahunan atas transaksi SPA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;kepada &lt;a href="http://www.bappebti.go.id/"&gt;&lt;i&gt;Bappebti&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9066138763664286589-2433976086162499064?l=dhenico.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhenico.blogspot.com/feeds/2433976086162499064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/sistem-perdagangan-alternatif-spa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/2433976086162499064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/2433976086162499064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/sistem-perdagangan-alternatif-spa.html' title='Sistem Perdagangan Alternatif ( SPA )'/><author><name>Dhenico Hindrajit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17034777176260079684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S50-WHj2HCI/AAAAAAAAAAk/m3LmW5hlFxI/S220/ShakeHands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S6xT-9Vnu6I/AAAAAAAAACA/aawFStw1F9E/s72-c/SPA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9066138763664286589.post-4299947557346814133</id><published>2010-03-21T14:39:00.001+07:00</published><updated>2010-03-21T16:06:13.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forex dalam Hukum Islam'/><title type='text'>Forex Dalam Hukum Islam</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CENRICO%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="country-region" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/img/object_element.gif" class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt; &lt;style&gt;st1\:*{behavior:url(#ieooui) }&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Tahoma;	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:1627421319 -2147483648 8 0 66047 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}p	{mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0cm;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 89.85pt 72.0pt 89.85pt;	mso-header-margin:35.45pt;	mso-footer-margin:35.45pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable	{mso-style-name:"Table Normal";	mso-tstyle-rowband-size:0;	mso-tstyle-colband-size:0;	mso-style-noshow:yes;	mso-style-parent:"";	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;	mso-para-margin:0cm;	mso-para-margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:10.0pt;	font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:#0400;	mso-fareast-language:#0400;	mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"&gt;FOREX dalam hukum ISLAM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;بســـــــم الله الرحمن الرحيـــــــم&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;alam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH; Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh bahwa Forex (Perdagangan Valas) diperbolehkan dalam hukum islam. Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhan/komoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Perbandingan nilai mata uang antar negara terkumpul dalam suatu &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;BURSA&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; atau PASAR yang bersifat internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini berubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang. Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;HUKUM ISLAM dalam TRANSAKSI VALAS&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-left: 12pt; text-indent: -12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;1. &lt;st1:city w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; Ijab-Qobul : &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;i&gt;Ada&lt;/i&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;i&gt; perjanjian untuk memberi dan menerima&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;• &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Penjual menyerahkan barang dan pembeli membayar tunai. &lt;br /&gt;• &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan. &lt;br /&gt;• &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Pembeli dan penjual mempunyai wewenang penuh melaksanakan dan melakukan tindakan-tindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 12pt; text-indent: -12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu: &lt;br /&gt;• Suci barangnya (bukan najis) &lt;br /&gt;• Dapat dimanfaatkan &lt;br /&gt;• Dapat diserahterimakan &lt;br /&gt;• Jelas barang dan harganya &lt;br /&gt;• Dijual (dibeli) oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya &lt;br /&gt;• Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;لاتشترواالسمك فیالماءفاءنه غرد &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;"Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan". &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;(Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas'ud) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifat-sifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;من سترئ شيتالم يرهفله الخيارإذاراه &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;"Barang siapa yang membeli sesuatu yang ia tidak melihatnya, maka ia berhak khiyar jika ia telah melihatnya". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;المشقة تجلب التيسر &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Kesulitan itu menarik kemudahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Demikian juga jual beli barang-barang yang telah terbungkus/tertutup, seperti makanan kalengan, LPG, dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isinya. Vide Sabiq, op. cit. hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam tersebut di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir, Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperi dolar Amerika, poundsterling Inggris, ringgit &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan sebagainya. Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing untuk alat bayar luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. setiap negara berwenang penuh menetapkan kurs uangnya masing-masing (kurs adalah perbandingan nilai uangnya terhadap mata uang asing) misalnya 1 dolar Amerika = Rp. 12.000. Namun kurs uang atau perbandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing (A. W. J. Tupanno, et. al. Ekonomi dan Koperasi, Jakarta, Depdikbud 1982, hal 76-77) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;FATWA MUI TENTANG PERDAGANGAN VALAS&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;u&gt; &lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Fatwa Dewan Syari'ah Nasional Majelis Ulama Indonesia no: 28/DSN-MUI/III/2002, tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Menimbang : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;a. Bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan transaksi jual-beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang sejenis maupun antar mata uang berlainan jenis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;b. Bahwa dalam 'urf tijari (tradisi perdagangan) transaksi jual beli mata uang dikenal beberapa bentuk transaksi yang status hukumnya dalam pandang ajaran Islam berbeda antara satu bentuk dengan bentuk lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;c. Bahwa agar kegiatan transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Sharf untuk dijadikan pedoman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Mengingat : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Firman Allah, QS. Al-Baqarah[2]:275: "...Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba..." &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa'id al-Khudri:Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;(HR. al-baihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hadis Nabi Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari 'Ubadah bin Shamit, Nabi s.a.w bersabda: "(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya'ir dengan sya'ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab, Nabi s.a.w bersabda: "(Jual-beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa'id al-Khudri, Nabi s.a.w bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagaian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara' bin 'Azib dan Zaid bin Arqam : Rasulullah SAW melarang menjual perak dengan emas secara piutang (tidak tunai) " &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf: "Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram." &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Ijma&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;. Ulama sepakat (ijma') bahwa akad al-sharf disyariatkan dengan syarat-syarat tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Memperhatikan : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS/2/878 &lt;br /&gt;2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari'ah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H/ 28 Maret 2002. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;MEMUTUSKAN :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Dewan Syari'ah Nasional Menetapkan : FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pertama : Ketentuan Umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;a.Tidak untuk spekulasi (untung-untungan). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;b.Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 12pt; text-align: justify; text-indent: -12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;c.Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 12pt; text-align: justify; text-indent: -12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;d.Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-left: 12pt; text-align: justify; text-indent: -12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;a. &lt;b&gt;Transaksi SPOT&lt;/b&gt;, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 12pt; text-align: justify; text-indent: -12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;b. &lt;b&gt;Transaksi FORWARD&lt;/b&gt;, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2x24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa'adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 12pt; text-align: justify; text-indent: -12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;c. &lt;b&gt;Transaksi SWAP&lt;/b&gt; yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 12pt; text-align: justify; text-indent: -12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;d. &lt;b&gt;Transaksi OPTION&lt;/b&gt; yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Ketiga : Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dan disempurnakan sebagaimana mestinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Ditetapkan di : &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tanggal : 14 Muharram 1423 H / 28 Maret 2002 M &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;DEWAN SYARI'AH NASIONAL &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;MAJELIS ULAMA &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;INDONESIA&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9066138763664286589-4299947557346814133?l=dhenico.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhenico.blogspot.com/feeds/4299947557346814133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/forex-dalam-hukum-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/4299947557346814133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/4299947557346814133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/forex-dalam-hukum-islam.html' title='Forex Dalam Hukum Islam'/><author><name>Dhenico Hindrajit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17034777176260079684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S50-WHj2HCI/AAAAAAAAAAk/m3LmW5hlFxI/S220/ShakeHands.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9066138763664286589.post-2817810121880765668</id><published>2010-03-21T13:34:00.002+07:00</published><updated>2010-03-27T22:05:22.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dasar Hukum Forex'/><title type='text'>Dasar Hukum Perdagangan Forex</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan terpenting bagi investor &lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;FOREX&lt;/span&gt;, sebelum melakukan investasi adalah  bagaimana legalitas perdagangan &lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;FOREX&lt;/span&gt;? Kemana harus melapor jika terjadi  kesalahan perdagangan yang menyebabkan kerugian pada investor?  Perdagangan forex masuk dalam perdagangan berjangka, di bawah pengawasan  Departemen Perdagangan, dan diatur dalam bentuk undang-undang, yaitu UU  No. 32 Tahun 1997. Ini dilakukan karena sifat bisnisnya yang kompleks,  berisiko tinggi dan melibatkan banyak pihak di dalamnya. Dengan adanya,  kepastian hukum maka masyarakat dapat terlindungi dari praktik-praktik  perdagangan yang merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengaturan  Perdagangan Berjangka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua lapis pengaturan di dalam  perdagangan berjangka. Lapis pertama dilakukan oleh Bursa Berjangka  dalam hal ini Bursa Berjangka Jakarta / BBJ dan lembaga kliring  berjangka -dalam hal ini Kliring Berjangka Indonesia / KBI melalui self  regulation. Lapis kedua dilakukan oleh Badan Pengawas Perdagangan  Berjangka Komoditi (&lt;span style="color: blue; font-style: italic;"&gt;BAPPEBTI&lt;/span&gt;), yang mewakili pemerintah (Departemen  Perdagangan). Ketiga lembaga itu bersama-sama mengatur perdagangan  berjangka di Indonesia agar tercipta pasar berjangka yang adil dan  jujur.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengaturan  Perdagangan Forex&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena termasuk dalam perdagangan  berjangka maka perdagangan forex diatur dalam UU NO 32 tahun 1997,  khususnya bab VII. Undang-undang ini mencakup ketentuan mengenai hal-hal  yang bersifat umum, kelembagaan, perizinan, mekanisme perdagangan,  pembukuan/pelaporan dan penerapan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab VII dari UU No. 32  Tahun 1997 mengatur pelaksanaan perdagangan berjangka yang antara lain  membahas pedoman perilaku pialang berjangka, yaitu perusahaan yang  diberi hak melaksanakan order jual dan beli nasabah atau investor. Pasal  51 dari Undang-Undang perdagangan berjangka ini menjelaskan bahwa  pialang berjangka sebelum melaksanakan transaksi kontrak berjangka untuk  nasabah, berkewajiban menarik margin dari nasabah untuk jaminan  transaksi tersebut di mana margin tersebut dapat berupa uang dan/atau  surat berharga tertentu. Pialang berjangka wajib memperlakukan margin  milik nasabah-termasuk tambahan dana hasil transaksi nasabah yang  bersangkutan-sebagai dana milik nasabah. Dana milik nasabah ini wajib  disimpan dalam rekening yang terpisah dari rekening pialang berjangka di  bank yang disetujui oleh Bappebti. Dana simpanan itu hanya dapat  ditarik dari rekening terpisah, untuk pembayaran komisi dan biaya lain  sehubungan dengan transaksi kontrak berjangka atau untuk keperluan lain  atas perintah tertulis dari nasabah yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  jaminan pasal 51 UU No. 32 Tahun 1997 ini, investor tidak perlu khawatir  dana yang disetornya ke perusahaan pialang akan disalahgunakan. Meski  demikian, bukan berarti investor boleh memilih sembarang pialang, harus  dicermati juga kapabilitas dan kredibilitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah  disebut sebelumnya, dalam perdagangan forex ada dua sistem, yaitu &lt;span style="color: red; font-style: italic;"&gt;sistem fisik&lt;/span&gt;  dan &lt;span style="color: red; font-style: italic;"&gt;sistem  margin&lt;/span&gt;. Dalam contoh perdagangan forex yang menggunakan sistem  margin, kita bisa mengetahui dengan setoran modal yang relatif kecil,  investor dapat melakukan transaksi dengan kontrak yang besarnya beberapa  kali lipat dari nilai dana yang diinvestasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdagangan  forex sistem margin ini memakai harga spot, dimana para peserta pasar  memiliki keleluasaan untuk mengambil posisi tertentu, untuk membeli atau  menjual suatu mata uang tertentu dan melikuidasi posisinya (menjual)  pada batas jatuh tempo tertentu. Namun, sekalipun memakai harga spot,  tetapi karena jenis investasi ini memungut margin nasabah, maka  perdagangan forex dengan sistem margin masuk dalam wilayah UU No. 32  Tahun 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperjelas dan mempertegas UU tersebut, pada  tanggal 28 Nopember 2002, BBJ mengeluarkan SK No 037/DIR BBJ/11/02 yang  mengatur mengenai perdagangan forex dengan sistem margin. Isi SK  tersebut pada intinya adalah, untuk setiap produk perdagangan forex  dengan sistem margin, baik yang melalui bursa ataupun bersifat OTC (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;over the counter&lt;/span&gt;) tidak melalui  bursa harus didaftarkan di BBJ, dan semua margin harus masuk ke KBI  dalam rekening terpisah (&lt;span style="color: red; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;segregated account&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi  bila ada produk perdagangan forex dengan sistem margin yang margin-nya  tidak masuk ke KBI dalam rekening terpisah, merupakan produk yang  illegal dan perusahaan pialangnya menjadi perusahaan pialang yang  illegal pula. Dari sinilah investor sudah harus berhati-hati di dalam  melakukan investasi forex. Sebagai langkah awal, harus dipastikan bahwa  produk yang diinvestasi benar benar produk legal, yaitu ada jaminan dari  KBI dan diawasi oleh Bappebti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Badan  Pengawas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kelebihan dalam berinvestasi  diperdagangan berjangka khususnya forex dengan adanya badan pengawas  dari pemerintah. Di dalam UU No. 32 Tahun 1997 pemerintah Indonesia  menetapkan bahwa Badan Pengawas perdagangan berjangka merupakan unit  kerja yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri  Perdagangan, yang bernama Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (&lt;span style="color: blue; font-style: italic;"&gt;BAPPEBTI&lt;/span&gt;). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  mencapai tujuannya sebagai badan pengawas, &lt;span style="color: blue; font-style: italic;"&gt;BAPPEBTI&lt;/span&gt; diberi kewenangan yang  cukup luas. Pada dasarnya kewenangan itu diarahkan untuk menjamin  terwujudnya integritas pasar, integritas keuangan dan perlindungan bagi  investor nasabah. Salah satu kewenangannya adalah melakukan pemeriksaan  perizinan dan memerintahkan pemeriksaan serta penyidikan terhadap pihak  yang diduga melakukan pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan  di bidang perdagangan berjangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bursa  Berjangka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bursa berjangka adalah suatu organisasi  berdasarkan keanggotaan, dan berfungsi menyediakan fasilitas bagi  terselenggaranya serta terawasinya kegiatan perdagangan kontrak  berjangka, agar sesuai dengan undang-undang dan peraturan-peraturan  perdagangan berjangka yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bursa berjangka harus  berbadan hukum perseroan terbatas (PT) dengan pemegang saham para  perusahaan pialang berjangka. Pemegang saham ini minimum terdiri dari  sebelas badan usaha yang tidak berafiliasi satu dengan yang lainnya.  Meskipun berbadan hukum PT. Bursa berjangka berbeda dengan PT pada  umumnya, karena membawa misi khusus, yaitu mengelola perdagangan  berjangka yang mengutamakan pelayanan terbaik dan memberikan kemudahan  bagi anggotanya dalam melakukan transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari  kepemilikan Bursa berjangka oleh satu orang/kelompok, setiap pemegang  saham hanya boleh memiliki satu saham. Jika kegiatan bursa mulai  mengarah pada hal-hal yang rnerugikan masyarakat kegiatan bursa dapat  dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, badan usaha pertama yang menjadi  penyelenggara kegiatan perdagangan berjangka adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;BBJ&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: yellow;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="color: yellow;"&gt;Futures  Exchange (JFX&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lembaga  Kliring Berjangka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga kliring perjangka atau biasa  disebut lembaga kliring adalah lembaga pelengkap dari bursa berjangka  yang harus ada dalam sistem perdagangan berjangka. Berdasarkan UU No.  32/1997, lembaga kliring terpisah dari bursa berjangka dan merupakan  institusi tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga kliring berfungsi menyelesaikan dan  menjamin kinerja semua transaksi yang dilakukan di bursa berjangka dan  telah didaftarkan. Lembaga kliring akan bertindak sebagai penjual  terhadap investor yang memiliki posisi beli yang masih terbuka -belum  dilikuidasi. Sebaliknya, juga sebagai pembeli terhadap investor yang  memiliki posisi jual yang masih terbuka. Lembaga kliring juga bertindak  sebagai penjamin atas dana nasabah, khususnya bila terjadi kepailitan  pada pialang berjangka, di mana investor menyetor dananya sebagai modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  itu lembaga kliring wajib memiliki kemampuan keuangan yang kuat.  Selanjutnya untuk menjamin terlaksananya kegiatan menjaminan dan  penyelesaian transaksi secara lancar dan baik, lembaga kliring diberi  wewenang membuat peraturan tata tertib sendiri, termasuk pelaporan,  pemantauan dan pemeriksaan terhadap anggotanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga Kliring  pertama di Indonesia, yang sekarang menjalankan tugasnya sebagai  pendamping BBJ adalah PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pialang Berjangka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pialang  berjangka merupakan unsur utama dan berada di garis terdepan dalam  kegiatan perdagangan berjangka. Kegiatan utamanya adalah sebagai  perantara bahasa sehari-harinya disebut makelar antara investor jual dan  investor beli yang melakukan transaksi di perdagangan berjangka.  Tindakan pialang berjangka ini untuk dan atas perintah/amanat dari pihak  investor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelasnya, jika kita ingin membeli atau menjual  forex di BBJ, kita tidak boleh langsung ke BBJ, melainkan harus meminta  jasa pialang berjangka. Untuk perdagangan forex yang menganut sistem  margin, pialang berjangka berhak menarik margin (uang jaminan) atas  setiap transaksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pialang  berjangka adalah satu-satunya badan usaha yang boleh menerima amanat  (order) dari nasabah dan meneruskannya untuk ditransaksikan di bursa.  Urusan nasabah dalam hubungannya dengan bursa dan lembaga kliring  diwakili Pialang Berjangka ini. Oleh karena itu, syarat untuk menjadi  pialang berjangka tidaklah mudah. Diperlukan kemampuan modal yang cukup  dan keahlian yang memadai. Dan yang terpenting, memiliki integritas  pribadi dan reputasi bisnis yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pialang berjangka harus  berbadan hukum perseroan terbatas (PT). Selain itu supaya legal, pialang  berjangka harus mejadi anggota bursa dan mendapatkan izin usaha  terlebih dahulu dari Bapebti sebelum beroperasi. Untuk melindungi  investor, pialang berjangka diwajibkan memiliki pedoman perilaku  sebagaimana yang tertulis didalam pasal 49 s/d 56 dari UU No.32/1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  hubungannya dengan lembaga kliring, pialang berjangka terbagi dalam dua  kategori keanggotaan yaitu pialang berjangka yang merangkap sebagai  anggota kliring dan pialang berjangka non anggota kliring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya  transaksi yang didaftarkan pialang berjangka berstatus anggota kliring  yang memperoleh jaminan dari lembaga kliring. Oleh karena itu pialang  berjangka anggota kliring harus memiliki kemampuan yang lebih besar  dibandingkan dengan pialang non-anggota kliring.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9066138763664286589-2817810121880765668?l=dhenico.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dhenico.blogspot.com/feeds/2817810121880765668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/dasar-hukum-perdagangan-forex.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/2817810121880765668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9066138763664286589/posts/default/2817810121880765668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dhenico.blogspot.com/2010/03/dasar-hukum-perdagangan-forex.html' title='Dasar Hukum Perdagangan Forex'/><author><name>Dhenico Hindrajit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17034777176260079684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_z3snlIoDTT0/S50-WHj2HCI/AAAAAAAAAAk/m3LmW5hlFxI/S220/ShakeHands.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
